P: Stomata: Definisi, Fungsi, Bagian, Membuka & Menutup, Monokotil & Dikotil, dan Darat & Air

Tumbuhan merupakan salah satu makhluk hidup yang dapat dimanfaatkan oleh manusia. Tumbuhan dapat digunakan sebagai bahan makanan, bahan untuk membangun tempat tinggal, membuat perabotan, dan masih banyak lagi. Perbedaan tumbuhan dengan makhluk hidup seperti hewan dan manusia adalah terletak pada struktur organnya. Tumbuhan tidak memiliki organ-organ vital pada hewan dan manusia seperti jantung, paru-paru, mata, dan lainnya. Meskipun begitu, secara keseluruhan tumbuhan juga tetap dapat bernafas, makan, bahkan berkomunikasi dengan tumbuhan lainnya.
Sama seperti makhluk hidup lainnya seperti manusia dan hewan, tumbuhan juga memerlukan bernafas agar dapat tetap hidup. Hanya saja, tumbuhan memiliki proses pernafasan yang berbeda dari manusia dan hewan. Apabila manusia menggunakan paru-paru, maka tumbuhan menggunakan organ lain yang berbeda. Salah satu organ yang berperan dalam pernafasan tumbuhan adalah stomata. 

Definisi / Pengertian Stomata

Pengertian dari stomata adalah sebuah celah yang terletak di antara epidermis dan diapit oleh dua sel epidermis khusus yaitu sel penutup. Dengan kata lain, stomata adalah sebuah rongga di epidermis dengan dibatasi dua sel penutup yang berisi organel kloroplas, dengan bentuk dan fungsi yang berbeda dengan epidermis. Dalam bahasa Inggris, “Stomata are the very small pores in the upper epidermis to allow CO2 to diffuse into the plant.”, atau dengan arti stomata adalah pori-pori yang sangat kecil di epidermis atas untuk memungkinkan CO2 berdifusi ke dalam tanaman.

Fungsi Stomata

Stomata memiliki peran yang sangat penting bagi tumbuhan. Fungsi penting dari stomata bagi tumbuhan adalah sebagai tempat terjadinya pertukaran gas CO2 pada daun untuk selanjutnya digunakan sebagai bahan untuk proses fotosintesis serta menjadi tempat penguapan air pada proses transpirasi.

Bagian-bagian Stomata

Sebuah stomata pada daun tanaman dapat terdiri dari beberapa macam bagian, yaitu sel penutup, celah, sel tetangga, dan ruang udara dalam. Berikut penjelasan dari bagian-bagian stomata tersebut.

1. Sel penutup

Sel penutup merupakan salah satu bagian dari stomata yang terdiri dari sepasang sel dengan bentuk seperti ginjal yang simetris ataupun tirai. 

2. Celah

Celah atau porus adalah salah satu bagian dari stomata yang letaknya terdapat di antara kedua sel penutup. Bentuk dari celah pada stomata seperti lubang kecil. Fungsi dari celah ini adalah sebagai pengatur dari proses menutup dan membukanya celah stomata. 

3. Sel tetangga

Sesuai dengan namanya, sel tetangga merupakan sel yang terletak berdampingan dengan sel penutup. Biasanya, sel tetangga ini disebut juga sebagai subsidiary cells.

4. Ruang udara dalam

Ruang udara dalam adalah salah satu bagian dari stomata yang berbentuk seperti ruang antar sel dengan bentuk yang luas dan besar. Fungsi dari ruang udara dalam ini adalah untuk membantu proses fotosintesis dan transpirasi.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Membuka dan Menutupnya Stomata

Faktor yang mempengaruhi membuka dan menutupnya dari stomata dapat dibedakan menjadi dia bagian, yaitu faktor internal dan eksternal, dengan penjelasan sebagai berikut.

1. Faktor internal

Faktor internal yang mempengaruhi membuka dan menutupnya stomata berarti faktor yang berasal dari stomata itu sendiri. Contoh dari faktor internalnya adalah jam biologis dari stoamta. Pada pagi hari, tanaman akan memicu serapan ion sehingga stomata membuka, begitu juga sebaliknya saat malam terjadi pembebasan ion sehingga stomata menutup.

2. Faktor eksternal

Faktor eksternal yang mempengaruhi membuka dan menutupnya stomata berarti faktor yang berasal dari luar stomata. Beberapa faktor eksternalnya adalah intensitas cahaya matahari, konsentrasi CO2, dan asam absisat. Pada pagi hari, cahaya matahari akan merangsang sel penutup untuk menyerap ion K+ dan air, sehingga stomata terbuka, begitu juga sebaliknya pada malam hari yang tidak ada cahaya matahari sebagai perangsang sehingga stomata menutup.

Perbedaan Stomata Tanaman Monokotil dan Dikotil

  

Stomata tanaman monokotil (kiri) dan dikotil (kanan)
Perbedaan dari stomata tanaman monokotil dan dikotil terletak dari bentuknya. Tanaman monokotil memiliki bentuk stomata yang menyerupai lonceng dengan permukaan sel yang terlihat sempit di tengah dan melebar di bagian ujungnya, sedangkan tanaman dikotil memiliki bentuk yang mirip dengan bentuk ginjal manusia.

Perbedaan Stomata Tanaman Darat dan Tanaman Air

Terdapat perbedaan antara stomata pada tanaman yang hidup di darat dengan stomata yang hidup pada tanaman air. Perbedaan tersebut ada pada letak stomatanya. Tanaman darat memiliki stomata yang sebagian besar terletak di bagian bawah daun, sedangkan tanaman air memiliki stomata yang sebagian besar terletak di atas daun. Hal ini bertujuan untuk mengurangi penguapan pada tanaman darat dan mempercepat penguapan pada tanaman air.
Detail Artikel
  • Mata kuliah Botani Semester 1
  • Prodi Agroekoteknologi
  • Fakultas Pertanian
  • Kata kunci: botani, stomata